Rela Berkostum Badut, Demi Menyambung Hidup

DENI

- Redaksi

Minggu, 9 Juni 2024 - 17:38 WIB

6025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Badut sedang menghibur pengendara di simpang Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh

Seorang Badut sedang menghibur pengendara di simpang Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh

OPINI – Maraknya boneka badut di perempatan traffic light Kota Banda Aceh  menjadi fenomena tersendiri saat ini, menjadi badut jalanan adalah pilihan sangat berat, tapi masa depan harus di perjuangkan.

Begitulah arti sorot mata dari sekumpulan ibu-ibu yang jadi badut jalanan di persimpangan taman Ratu Safiatuddin Lampriet Banda Aceh, seperti kata peribahasa ada gula ada semut.

Keberadaan boneka badut di persimpangan lampu lalu lintas sering kali terkait dengan upaya mencari nafkah oleh masyarakat yang mungkin kesulitan mendapatkan pekerjaan formal. Hal ini menunjukkan kreativitas dan inisiatif individu dalam mencari penghasilan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kreativitas ini bisa dipandang sebagai bentuk usaha yang gigih dalam mencari rezeki di tengah keterbatasan kesempatan kerja. Mereka berusaha menghibur pengguna jalan sambil mengumpulkan dana, yang bisa dianggap sebagai pekerjaan sah. Kehadiran boneka badut bisa membawa senyuman dan suasana ceria di jalanan, yang mungkin bisa mengurangi stres para pengendara. Jika diatur dengan baik dan dilakukan dengan izin resmi, keberadaan mereka bisa menjadi bagian dari aktivitas kota yang terorganisir dengan baik. Bisa dianggap sebagai elemen budaya kota yang unik dan menambah warna tersendiri bagi Kota Banda Aceh.

Di sisi lain, keberadaan mereka bisa mencerminkan adanya masalah ekonomi yang lebih dalam, seperti tingginya angka pengangguran atau kurangnya lapangan kerja yang layak di Banda Aceh.

Namun, ada juga yang melihat ini sebagai gangguan atau potensi bahaya bagi keselamatan lalu lintas, terutama jika mereka terlalu dekat dengan kendaraan yang sedang melaju atau mengalihkan perhatian pengemudi. Tanpa pengaturan yang jelas, aktivitas ini bisa melanggar aturan lalu lintas dan membahayakan keselamatan baik bagi badut itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Jika tidak dikelola dengan baik, bisa merusak estetika kota dan menimbulkan kesan ketidakrapian.

Secara keseluruhan, pandangan terhadap keberadaan boneka badut di perempatan lampu lalu lintas di Kota Banda Aceh sangat bervariasi dan tergantung pada sudut pandang individu. Pihak berwenang mungkin perlu mempertimbangkan regulasi dan penataan yang tepat untuk memastikan bahwa aktivitas ini dapat berjalan dengan aman dan tertib, sambil tetap memberikan ruang bagi kreativitas dan usaha warga dalam mencari penghidupan.

 

Penulis

Effendi

Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaraan Islam

Universitas Serambi Mekkah

 

 

Berita Terkait

Sah! Ahmad Yusuf, Putra Pulau Banyak Barat Pimpin PEMA USM
Polsek Penanggalan Patroli di Pasar Pekan Mingguan, Pastikan Masyarakat Beraktifitas dengan Aman
GRIB Jaya Medan Bantu Koban Bencana 1 Truk Sembako
Mahasiswa Kesling Poltekkes Aceh Kunjungi ProKlim Gampong Peurada
Wacana Wartawan Demo SPBU Mendapat Tanggapan dari Tokoh Pers Riau

Berita Terkait

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:12 WIB

Reboisasi dan Gerakan Peduli Sosial Rutinitas PT SPT di Kecamatan Sultan Daulat

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:45 WIB

PT Sawit Panen Terus Telah Lengkapi Ijin Perkebunannya & lakukan Rehabilitas Lingkungan

Selasa, 11 Juni 2024 - 12:34 WIB

Polda Banten Ungkap Kasus Kelanjutan Pemburuan Liar Badak Bercula Satu di TNUK

Selasa, 11 Juni 2024 - 12:30 WIB

Kapolda Aceh Terima Kunjungan Mahasiswa Prodi Kajian Ketahanan Nasional UI

Selasa, 11 Juni 2024 - 03:38 WIB

Maju Jadi Calon Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Ingin Bangun Provinsi Aceh Secara Kolaboratif

Senin, 10 Juni 2024 - 11:08 WIB

Desa Sepadan Membangun Perbaiki Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Minggu, 9 Juni 2024 - 01:46 WIB

Syahbudin Padang Meminta,Periksa Itu LPJ nya, Mana Tau Sudah Selesai Dibuat Tapi Kerjaan Mangkrak. Inspektorat kemana kalian, cek itu LPJ DAK Fisik Pendidikan 2023.

Kamis, 6 Juni 2024 - 15:15 WIB

Kantor DPD PWO Aceh Utara dipeusijuk, Marzuki Samad Bergerak Bersama Rakyat Untuk Kebenaran dan Keadilan

Berita Terbaru