FEBI UIN Ar-Raniry – FBIS UNDIRA Kaji Ketahanan Ekonomi di Aceh

DETIK ACEH.COM

- Redaksi

Sabtu, 16 September 2023 - 21:11 WIB

50107 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menandatangani naskah kerja sama (MoA) dengan Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial (FBIS) Universitas Dian Nusantara (UNDIRA).

Kerja sama tersebut antara lain tentang ketahanan ekonomi di Aceh dan Indonesia.

Naskah kerja sama tersebut ditandatangani oleh Dekan FEBI UIN Ar-Raniry Dr Hafas Furqani, Mec dengan Dekan FBIS UNDIRA, Caturida Meiwanto Doktoralina, PhD MAk CBV CDMS, disaksikan Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mujiburrahman, MAg, di Ruang Kerja Rektor, Kopelma Darussalam Banda Aceh, Kamis (14/9/2023).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dekan FBIS UNDIRA, C.M. Doktoralina PhD dalam keterangannya, Jumat (15/9/2023) mengatakan, ketahanan ekonomi di Aceh menjadi pemikiran bersama Perguruan Tinggi.

Untuk itu, UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Universitas Dian Nusantara merasa perlu dan penting melakukan penelitian dan pengabdian kolaborasi yang dipastikan akan berdampak pada peningkatan ekonomi nasional, khususnya di Aceh.

“Masyarakat yang selama ini bekerja di sektor UMKM sebagai sektor pendukung, ini wajib mendapat perhatian dari Pendidikan Tinggi dan menurut DataAcehProv, sebanyak 74.810 UMKM di wilayah Pemerintah Aceh diharapkan nantinya agar tumbuh Positif,” ujarnya.

Dia menambahkan, sebagai jalan keluar dari masalah yang dihadapi tersebut, Perguruan Tinggi dalam hal ini FEBI UIN Ar-Raniry dan FBIS Undira, bekerjasama dan akan mengkaji untuk menggiatkan UMKM, terlebih lagi umumnya pesantren yang secara positif mengajarkan pembelajaran dalam kemandirian diri.

Doktoralia menjelaskan, bahwa peran pesantren atau dayah dalam luaran setelah proses pendidikan seharusnya mendapat perhatian untuk dapat meningkatkan IPM.

Melalui pendidikan setidak-tidaknya, masyarakat kecil dipersiapkan untuk membangun ekonominya. Riset mendalam diperlukan di Aceh, untuk mendapatkan solusi pasti atas dampak lain yang mungkin diperlukan dalam pengambilan keputusan teknis.

“Dampak UMKM di Aceh sudah jelas terlihat, terutama bagi masyarakat kecil yang hidup mata pencahariannya melalui pekerjaan pendukung, ini yang harus segera dilakukan. Tentunya sebagai mitra pengkaji, FEBI UIN Ar-Raniry mendukung maksud peran baik kajian ini. Masyarakat UMKM di Aceh perlu dipersiapkan dalam meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarganya,” ujar C.M. Doktoralia yang juga Taprof Bidang Ekonomi dan SKA Lemhannas RI.

Doktoralia menyebut, berdasarkan sumber satu data Kementerian Agama, sepatutnya dengan jumlah sebanyak 1.286 pesantren yang terdaftar sejak Tahun Ajaran 2021/2022 dapat membantu peran Pemerintah Daerah dalam Pendidikan dan pengembangan ekonomi.

Apalagi sekitar 4% dari jumlah penduduk adalah UMKM yang menjamur di masyarakat. Sehingga tentunya secara ekonomi ini berpotensi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Disinilah peran pengabdian masyarakat ditingkatkan untuk mendukung syarat Indonesia menjadi kriteria Maju.

Dekan FEBI UIN Ar-Raniry, Dr Hafas Furqani, menyatakan bahwa untuk membangun kekuatan ekonomi dalam suatu Dayah di Aceh melalui UMKM kita harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman dengan mengoptimalisasi teknologi informasi, khususnya dalam seluruh aktivitas proses pencatatan dan pelaporan keuangan dan perpajakannya. Untuk itu, perlu pendampingan sekalipun sebagian usaha kecil telah menggunakan aplikasi mobile.

“Sekalipun dalam skala kecil UMKM, sistemnya harus diubah, mindset pengelolanya perlu di-upgrade. Pasar seharusnya tahu, UMKM dapat meningkatkan penjualan apa. Dalam konteks ini Pendidikan atas calon pelaku UMKM harus dilihat sebagai momentum untuk membangun kekuatan baru Ekonomi bagi masyarakat” ujar Hafas.

Dekan Hafas Furqani menambahkan, kesepakatan kerjasama antara kedua belah pihak ini diharapkan dapat membantu pengembangan ekonomi Aceh, khususnys melalui program pengabdian peningkatan SDM dan UMKM dayah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ismet, ST.,MT terpilih kembali sebagai ketua Karang Taruna Aceh
PLN Berkomitmen, Tahun 2024 Seluruh Dusun di Aceh Terlistriki 100%
Ditbinmas Polda Aceh Gelar Rakernis Fungsi Binmas Tahun 2023
PT. PEMA Sukses Laksanakan Silaturahmi dan Temu Ramah Bersama Mahasiswa dan Pemuda Aceh
Kemenag Aceh Apresiasi Penyuluh Award 2023, Kompetisi Film Pendek
Karang Taruna Aceh gelar temu karya VI
FPA Apresiasi PJ Bupati Aceh Tamiang Mampu Naikan Seratus Persen DAK Tahun 2024
Sudah Hampir 20 Tahun Damai, Malik Mahmud Al-Haythar Patut Bertanggung Jawab Mewujudkan Janji MoU Helsinki?

Berita Terkait

Selasa, 26 September 2023 - 13:40 WIB

SD Negeri 4 Semadam Butuh Perbaikan Plafon dan Tembok

Selasa, 26 September 2023 - 11:40 WIB

Dinas Dikbud Agara Bangun Ruang Laboratorium Komputer di SD Swasta Santo Yosef Lawe Desky

Selasa, 26 September 2023 - 04:44 WIB

Oknum Pendamping Desa Kecamatan Lawe Sumur Mencuat Melakukan Pungli Pembuatan SPJ Dana Desa

Senin, 25 September 2023 - 19:24 WIB

Praka Sadri Manik Puas Dengan Putusan PN Kutacane

Senin, 25 September 2023 - 06:06 WIB

Temuan Tim Pansus DPRK Soal Tumpang Tindih Anggaran Capai 7 M, LIRA Aceh Tenggara Desak Kejati Aceh Lakukan Penyelidikan

Senin, 25 September 2023 - 04:38 WIB

Dinas Perkim Agara Normalisasi Sungai Kuta Tengah

Minggu, 24 September 2023 - 15:19 WIB

Arnold Napitupulu Layak Dipilih Untuk Pileg Yang Akan Datang

Minggu, 24 September 2023 - 01:02 WIB

Kute Sebungke Bangun Rabat Beton dan Rehab Gedung BUMK

Berita Terbaru

POLITIK

Anies, Perubahan dan Kekuatan Modal Jutaan Rakyat

Selasa, 26 Sep 2023 - 16:22 WIB

BANDA ACEH

Ismet, ST.,MT terpilih kembali sebagai ketua Karang Taruna Aceh

Selasa, 26 Sep 2023 - 15:33 WIB

BIREUEN

Himaif Umuslim gelar TDO

Selasa, 26 Sep 2023 - 15:29 WIB

BANDA ACEH

PLN Berkomitmen, Tahun 2024 Seluruh Dusun di Aceh Terlistriki 100%

Selasa, 26 Sep 2023 - 15:17 WIB