0
Senjata


MEDAN - Keberadaan 120 pucuk replika senjata api yang disita petugas Kantor Pos Medan diyakini tidak terkait aksi kriminalitas. Kepastian itu diperoleh setelah Serambinews.com menelusuri identitas penerima replika senjata api itu.

Di kotak pengiriman tertulis penerima replika senjata itu bernama Budimantoro beralamat di BPPIP Aceh, Krueng Raya, Desa Durung, Mesjid Raya, Aceh Besar.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon, Budimantoro mengakui kalau 120 replika senjata api dan dua pucuk senapan angin itu pesanannya. "Benar pak. Replika, bukan senjata api," kata Budimantoro.

Ia menjelaskan senjata itu tidak berkaitan dengan aksi kriminalitas maupun teror. Pengadaan replika senjata itu hanya untuk keperluan pelatihan taruna BPPIP Aceh. "Untuk latihan pak. Untuk lari, untuk senam. Termasuk yang senapan angin," ujarnya.(*)
Written by: Detikaceh
Informasi Sejarah Atjeh, Updated at: Thursday, March 27, 2014

Post a Comment

 
Top